Persaingan di grup A sektor tunggal putri dipastikan ramai hingga akhir. Semua kontestan masih berpeluang lolos asalkan mampu menang di partai terakhir berapapun jumlah game atau skornya.
“Kalau kemarin saya tidak mau memikirkan kemenangan, hari ini saya tidak mau memikirkan kekalahan. Masih ada laga besok, semoga saya bisa menemukan motivasi lagi untuk berjuang lawan (Akane) Yamaguchi,” harap Gregoria.
Setali tiga uang dengan Gregoria, Apri/Fadia juga menemui jalan terjal untuk lolos ke babak empat besar. Mereka harus melewati hadangan pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.
Tidak hanya kemenangan yang diperlukan Apri/Fadia, mereka juga harus menang dua gim bila ingin otomatis lolos.
Kalaupun menang secara rubber game, juara Singapore Open 2022 itu mesti berharap Pearly/Thinaah (Malaysia) mampu menang atas Zhang/Zheng (China) di laga lain grup B.
“Buat besok pasti belajar dari hari ini, harus lebih siap lagi sejak awal masuk lapangan. Bertemu pasangan China lagi dengan tipe permainan yang hampir mirip,” ujar Fadia.
Keadaan ini dialami Apri/Fadia usai mereka kalah dari Zhang Shu Xian/Zheng Yu di laga kedua. Apri/Fadia menyerah 14-21, 19-21.
“Mungkin kita belajar di sini, maunya menang tapi saya pribadi harus bisa mengontrol hati. Kita belum berhasil di faktor itu,” kata Apri.
“Kalau secara permainan, di gim pertama mereka memang kita akui bagus sekali. Mengantisipasi pola permainannya mereka siap banget.
Di gim kedua, kita sudah mulai menemukan ritme permainan kita tapi sayang banget di poin akhir bola harusnya keluar tapi dianggap masuk dan kita tidak punya challenge lagi.
Kecewa pasti tapi ya sudah, ini pertandingan dan kita masih punya harapan besok,” ungkapnya.
Pertandingan ketiga fase grup BWF World Tour Finals 2022 akan bergulir pada hari Jumat (9/12) mulai pukul 11.00 waktu setempat.
–